Menelusuri Jejak Warisan Tionghoa di Thailand

blog image

TAT, Jakarta — Tahukah Anda kalau ada warisan Tionghoa yang turut membentuk budaya dan kuliner di Thailand? Jejak sejarahnya bisa Anda temukan di berbagai hal, termasuk makanan, kepercayaan, hingga komunitas Thai-Tionghoa yang hidup hingga hari ini. Bahkan, jejaknya bisa Anda temukan dari wajan (wok) hingga wihara (wat).

Sejarah Tionghoa di Thailand bermula sejak era Ayutthaya, ketika para imigran dari Guangdong, Fujian, dan Hainan datang ke Siam untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Mereka membawa keahlian sebagai pedagang, pengrajin, dan pekerja, sekaligus meninggalkan pengaruh kuat dalam perekonomian, kehidupan sosial, dan budaya Thailand.

Yuk, jelajahi jejak warisan Tionghoa di Thailand melalui destinasi berikut:

Kulineran di Chinatown Bangkok

Tepatnya di Yaowarat! Dari sore hingga malam hari, kawasan ini dipenuhi kuliner kaki lima khas Tionghoa yang legendaris. Mulai dari Iw Kuay (gorengan isi sayur, jamur, babi, dan udang), Kwetiau Kua Gai yang renyah dan masuk Michelin Guide, mi telur gulung, hingga omelet tiram yang menggoda selera.

Menjelajah Talat Noi Street Art

Talat Noi adalah kawasan bersejarah dan artistik di Bangkok. Di sini, ruko-ruko tua bergaya Tionghoa berdampingan dengan kafe modern. Anda bisa mengunjungi Kuil Chow Sue Kong, menjelajahi gang-gang tersembunyi, atau mengikuti tur jalan kaki bersama warga lokal untuk merasakan kisah kawasan ini secara lebih mendalam.

Merayakan Tahun Baru Imlek di Nakhon Sawan

Nakhon Sawan dikenal sebagai salah satu pusat komunitas Tionghoa terbesar di Thailand di luar Bangkok. Setiap akhir Januari hingga Februari, kota ini semarak dengan parade warna-warni, tarian naga dan singa, serta pertunjukan budaya yang merayakan jejak para perintis Tionghoa di sepanjang Sungai Ping dan Nan. Kuil Chao Pho Chao Mae Na Pha menjadi pusat perayaan sekaligus simbol indah perpaduan arsitektur dan spiritualitas Thailand–Tionghoa.

Merawat Warisan Teochew di Ban Chak Ngaeo

Di Distrik Bang Lamung, Chon Buri, komunitas bersejarah Ban Chak Ngaeo melestarikan warisan budaya lebih dari satu abad. Diakui dalam Top 100 Stories Competition oleh Green Destinations, kawasan yang dikenal sebagai “Chinatown dari Timur” ini menampilkan ruko-ruko kayu ikonik, lentera merah, serta pasar Sabtu yang ramai dengan kerajinan tradisional dan jajanan khas.

Sudah siap menyusuri jejak warisan Tionghoa di Thailand? Yuk, rencanakan perjalanan seru bersama keluarga dan temukan pengalaman budaya yang tak terlupakan!